Tuesday, November 12, 2013

‘hanya lewat tulisan aku mampu menyuarakan apa yang ku rasakan’

   Ada hal yang oranglain juga harus tau disaat aku hanya bisa terdiam, saat aku hanya bisa mengucap doa kebaikan walaupun aku tau  ada orang yang membenciku teramat sangat karna aku tak bisa menyukainya dan menjadikannya seseorang dihidupku.

Terakhir yang aku tau dia mengatakan bahwa dia akan membuat ku sengsara, membuat aku tak kan bahagia dan membuatku dibenci sama semua orang dan dia juga mau membuat orangtuaku membenciku. Entah bagaimana tapi aku yakin dia memang berhasil menyudutkan ku dihadapan semua orang tapi tidak dihadapan orangtua dan TUHAN .

Aku tak pernah mengenal manusia sejahat dia,
Memang pernah dekat sebagai teman dan aku hanya menganggapnya teman saja dan kalo dikatakan sayang sama seperti aku menyayangi teman-teman ku yang lain.
Sekarang aku bertanya pada kalian? Salahkah jika aku bahagia? Atau memang aku tak boleh bahagia sampai dia bilang “haha..aku tak kan membuat kau bahagia dan akan terus membuat semua orang membencimu”.
Salahkah aku  bila aku menyukai orang dan itu bukan kau seseorang yang aku berpikir baik namun ternyata seperti orang bermuka dua?
Salahkah jika aku bersama dengan orang yang aku suka dan aku sayang, yang berjanji akan menjaga ku dan menjaga amanah yang dikasih orangtuaku ke aku.
Aku menyayangi seseorang itu dan kau ingin membuat ku tak kan bahagia,
Asal kau tau saja. Orang yang paling berharga di duni adalah ayah dan ibundaku, sementara kau ingin mereka membenciku? Kau tak kan bisa. Dan aku bilang lebih baik kau membunuhku saja, karna bagiku mereka lebih dari segalanya,
Kau tau? Aku disini berada jauh dari mereka dengan membawa dan diiringi doa sebagai semangat dihari-hariku , namun mengapa kau begitu jahat.
Mengenal manusia sepertimu seakan mengenal orang yang tak ingin ku kenal,
Tuhan... apa aku salah menganggap semua orang di dunia baik, padahal faktanya tak semua baik, semua hanya mendengarkan sepihak dan mereka tak kan tau karna aku hanya punya Allah, orangtua tempat curhat ku yang aku yakin aku mampu tenang  kuat , tegar dan bertahan.

Aku tak suka sama kau teman, bisakah kau menerima keadaan? Diam dan kau terima karna hati itu tak bisa dipaksakan, tapi kenapa kau malah ingin membuat orang membenciku? Dan aku hanya bisa terdiam tanpa bisa berbuat sesuatu saat ku dengar kau menyeruakkan omongan kasar dan omongan buruk tentangku .

Seandainya aku bisa seperti Aisyah yang dengan kesabarannya bisa bertahan walau badai cobaan datang salah satu peristiwa yang dialaminya adalah adanya berita bohong, yang kini terjadi padaku dan itu semua dari bualmu teman, dari omong kosongmu. Aku ingin setegar aisyah Tuhan.. aku ingin sesabar aisyah ya Allah.. aku juga ingin berbicara kepada mereka semua tapi aku bisa apa, andai mereka semua bisa kupercaya untuk membagi ceritaku dan aku bisa menyuarakannya kalian pasti tau, aku sudah cukup lelah dengan keadaan yang ada, aku tau dia punya segalanya, kepintaran dan semua yang dia punya pasti membuat orang percaya sementara aku? Aku hanya bisa diam saja saat dia mengatakan kejelekan tentangku dihadapan jagad raya.

Kau mau membenciku? Itu hakmu, aku tak melarang, aku bahkan tak peduli dengan omonganmu kepada mereka semua. Karena Allah selalu bersama ku, dan aku selalu mendoakan kebaikanmu walau kau menjahatiku.

Kau tau, kenapa aku tidak menyukaimu? Kenapa aku menghindarimu? Ada hal yang tak aku suka darimu. Aku tak menyukaimu karna sesuatu yang tak mungkin ku ceritakan dan aku tak suka padamu itu karna Allah. Karna Allah aku tak menyukaimu teman.
Aku pun tau semua tentangmu dr teman-temanmu dan aku tak kan mungkin menyukai orang sepertimu.

Hanya lewat tulisan aku bisa mengungkapkan kebenaran, sedangkan kau selalu mencari dan mengumpulkan kesalahan yang membuat orang percaya padamu dengan menyebarkan isu dan menghiasi berita-beritamu, menyebarluaskan gosip dan mencerai beraikannya.
Tuhan yang tau aku. Tuhan maha tau saat kau menyudutkanku.
Aku tau mereka semua terhasut omonganmu dan aku hanya bisa berdoa, lihat saja suatu hari nanti di langit sana di akhirat sana. Tuhan yang akan membalas semuanya.

Allah.......
Aku hanya ingin Allah memeluk selalu dengan ketabahan dan keimanan sehingga semua ucapan orang yang membenciku membuatku bukan semakin drop malah semakin tegar dan kuat menjalani kehidupan.
Aku tak bisa terus terpojokkan, lelah dan apa yang kau mau teman?
Aku selalu mendoakanmu saat kau terus-terusan menyerukan ceritamu...
Entah apa itu aku sendiri tak tau, yang aku tau dari mereka, terus menerus membuat mereka percaya dengan ceritamu.

ALLAHU AKBAR... Allah maha besar,
Sesungguhnya aku bisa setegar nabi yang saat dibenci bahkan diludah, nabi masih bisa terus baik dengan orang yang melakukan kejahatan kepadanya dan selalu mendoakan.
Aku ingin sekuat itu ya Allah..

Aku memaknai cerita tentang Rasulullah dan Aisyah:
Saat Rasulullah berkata kepada Aisyah “wahai Aisyah sesungguhnya berita tentang dirimu telah sampai kepadaku dimana engkau begini dan begitu. Jika memang engkau orang yang terbebas dari fitnah itu, maka Allah akan membebaskanmu. Dan jika memang engkau berbuat dosa maka mohonlah ampunan kepada Allah serta bertaubatlah kepadaNYA.
Setelah Rasulullah menyampaikan ucapannya, aisyah kemudian berkata :
Airmataku kini telah menyusut  hingga aku tidak merasa setetespun keluar. Aku berkata kepada ayahku : wahai ayahku tolong jawablah atas nama diriku pertanyaan Rasulullah. Begitu juga saat aisyah berkata pada ibunya.
Kemudian Aisyah berkata :
Sungguh demi Allah, sebenarnya aku telah tahu bahwa kalian semua telah mendengarkan berita yang ramai dibicarakan oleh orang-orang. Dan rupanya hati kalian telah tenang, bahkan membenarkan apa yang dikatakan mereka itu. Dan sekiranya aku berkata kepada kalian bahwa diriku terbebas dari sangkaan mereka itu. Dan demi Allah, sesungguhnya aku bebas dari yang mereka ceritakan, niscaya kalian tidak membenarkan aku atas apa yang mereka beritakan itu.
Dan sekiranya aku berkata kepada  kalian bahwa diriku benar-benar terbebas dari sangkaan mereka itu.
Dan demi Allah, aku tidak menemukan  suatu kondisi yang tepat untuk diriku dan untuk kalian semua, selain ucapan yang pernah diucapkan oleh ayahnya nabi yusuf: “kalau begitu bersabarlah aku dengan sebaik-baiknya dan Allah jugalah yang dimohonkan pertolongan mengenai yang kamu katakan”. (Qs.Yusuf:18)

Aku masih punya ayahbunda orang yang sangat ku percaya , malaikat tanpa sayap yang selalu menguatkan.
Aku ingin berteriak, hati ini lelah...

ya Allah bantu aku terus bertahan dan tetap tegar disini, karna aku sudah sangat lelah, aku butuh sahabat tapi siapa?
Aku yakin aku mampu melewati setiap cobaan dari-MU ya Allah karna Allah tak akan menguji hambanya diluar kemampuan hambanya itu sendiri, dan semoga mata hati orang-orang terbuka untuk tau siapa yang benar karna hanya Allah yang mampu menunjukkan keadilannya di akhirat kelak, dan aku hanya bisa selalu mendoakan mereka yang berbuat jahat dan mengatakan kejelekan yang tak pantas mereka lontarkan. Aku masih terus percaya semua orang baik padahal tak semua orang demikian adanya.
Allah...
Aku hanya bisa berharap saat mereka membaca tulisan ku ini yang entah itu kapan atau tidak sama sekali, mereka tau siapa yang harusnya dibela bukan dipojokkan ataupun disalahkan.
 kesabaran, ketegaran dan aku yakin Allah membuatku lebih tabah dan lebih memaknai makna yang sebenarnya dari kehidupan .


No comments:

Post a Comment