Wednesday, October 30, 2013

Cerita kepada Nenek...


I’ll miss my grandma..
Andai nenek ada disini nek, aku rindu sekali..
Andai nenek disana bisa mendengar ceritaku tentang kerasnya hidup disini, susahnya menutup telinga dari omongan yang menyiksa batin dan tentang kesabaran dari berbagai cobaan dan ujian lainnya.
Nek.. disini mereka tidak selalu seperti yang ku pikir, terkadang kata-kata nya menyakitiku nek tapi bukan semua koq nek, banyak juga yang baik.

Kadang jika aku mendengar atau merasa sesuatu aku. Aku sungguh tau tapi aku hanya bisa diam nek, kau tau kan nek aku tak bisa dibohongi atau apapun aku pasti tau karna aku masih bisa membaca sifat-sifat dan tau dengan mata. Ahh.....apalaaaah aku ini ya nek.

Nek.. aku cape, aku ingin bertemu dengan nenek..
Betapa sedihnya aku ketika aku hanya bisa merindukan dan hanya bisa mengingat kenangan namun aku bahagia nek, tenang..jangan sedih juga..karna aku bahagia karna aku masih dapat menyampaikan ceritaku meskipun lewat tulisan ini aku bahagia walaupun aku tak bisa memelukmu dengan tangan ku tapi aku masih bisa memelukmu selalu dengan doaku nek.
Nenek disana... betapa ingin aku bicara dengan telepati ingin kukatakan bahwa sayangku ini selalu menyakitiku ketika ku hanya bisa menangis kehilanganmu, karna nenek orang tercinta kedua setelah ayahbunda dan adikku nek.. L

Nenek tau, aku mendengar omongan yang tidak ingin aku dengar dari seseorang teman tentang teman ku yang suka mengatakan suatu kebohongan tentang orang-orang disekitarnya dan aku tak suka itu nek.. aku tak suka jika ada orang yang suka menjelekkan orang nek dan aku tak suka orang yang tak bisa menghargai sesama nek..
Kenapa semua orang tak seperti pikirku nek, kenapa terkadang masih ada orang yang seolah baik tapi menusuk nek? Kenapa masih ada orang yang bermuka tembok dan tanpa salah nek? Aku benci orang seperti itu nek..

Andai nenek disini... banyak yang ingin aku ceritakan, dan andai waktu bisa ku hentikan aku ingin walau sedetik saja bisa menatap senyummu nek... mendengarkan nasehatmu yang begitu menyayangi cucu putrinya ini.

Ya Tuhan...aku rindu nenekku..lindungi beliau disana, sampaikan salam dan doaku ini bahwa aku tak kan pernah berenti mengucapkan sayang doa doa untuknya disana. -___-‘

Nek, aku menyukai seseorang sekarang.
Setelah bertahun-tahun lamanya aku mengikat hati pada diri sendiri aku bisa menyukai orang nek, Ini tak mudah, kau tau kan nek? Karna aku susah suka sama seseorang. Sekali aku suka selalu rasa itu terjaga kecuali dia menyakiti maka aku lebih memilih pergi.

Nek, aku suka tapi aku memendam saja.
Aku tak tau apa dia juga merasakan seperti yang aku rasa nek, yang aku tau aku selalu berdoa untuk kebaikan nya disetiap hari-harinya, tak salah kan nek?
Aku cerita ke bunda nek.. tentang seseorang yang berhati layaknya seperti malaikat tanpa sayap yang entah datang dari mana walau mungkin dia tak peka dan mungkin kadang jutek tak peduli bahkan galak nek. Mungkin itu persepsiku nek... aku suka diam-diam nek, lewat kata yang aku tulis yang entah dia sadar atau tidak bila membaca setiap tulisan ku dan sudahlah aku yakin dia tak akan membaca ini nek.. aku hanya ingin bercerita kepadamu tentang nya nek... itu membuatku merasa bahagia walau tak bisa secara langsung mengutarakan sambil mendengar ocehanmu nek..

Oiya..disini aku terus bertahan hidup nek, walau terkadang jatuh sakit. Sesak yang kadang datang membuatku tak bisa bernafas nek, tapi lagi-lagi aku tetap diam saja tanpa harus bilang ke ayah bunda.. masih sama seperti dulu..aku masih sosok keras kepala nek... maaf.
Tapi aku yakin dapat bertahan dengan doa mereka dan semangat mereka ayah bunda. Bahkan jika tak bertahan aku pun bahagia bisa segera menemuimu nek J indah kan?
Jadi anak perantauan itu tak mudah yah nek kadang hati menangis tanpa tetes airmata dan didunia nyata senyuman masih terkembang karna sebuah perjuangan yang tak kan berhenti. Aku percaya nek, semua perjuangan ataupun pengorbanan tak kan berakhir sia-sia. Iya kan nek?

Nek... aku ingin main basket lagi seperti dulu tapi aku tak punya ring ku sendiri disini tak ada team, dan tak ada nenek yang menyaksikan disetiap perlombaan ku.

Aku kangen puisi-puisiku tentangmu nek.. tentang semuanya.
Dan kau selalu menjadi orang pertama yang bertepuk tangan disaat kejuaraan musikalisasi puisi ku.
Aku ingin bertemu denganmu nek...
Tapi sebelum itu aku ingin membuat ayahbunda dan adikku bangga dan bahagia dulu ya nek..

Aku ingin terus semangat karna aku yakin kau selau mendoakan seperti ayahbunda dan adikku disini nek... aku tidak sendiri kan nek? Aku dekat sekali dengan nenek. Kata bunda nenek selalu disini “dihatiku”, bener kan nek?
1 hal untukmu disana nek.. “love my grandma so much”
Ku peluk nenek selalu dalam doaku..


1 comment:

  1. bagus ceritanya :)
    lanjutkan yaa , join me http://semloheloh.blogspot.com
    tukar link yuh

    ReplyDelete