Tuesday, November 26, 2013

SAMA-SAMA DI BAWAH LANGIT


"Puisi, puisi, puisi, aku mendapati itu semua dari keheningan, dari bunyi tetes air mata yang ditertawakan, dan dari kegilaan yang menawan."


aku terdiam saat menemukan quote ini :

Bila aku harus menjauhimu, aku akan memulainya dengan berjalan mundur. Aku akan menghayati lambai tanganmu di selangkah demi selangkah. Kemudian saat mataku mulai berkaca-kaca, aku akan berkedip untuk membiarkan pipiku pasah. Aku akan menangisi jarak sambil menaruh harap untuk melayang-layang di atas tanah. Karena sejauh apapun kita terpisah, kita hanya sama-sama di bawah langit, masih di dalam bumi yang tidak lelah berputar terus. :)

No comments:

Post a Comment