Friday, January 16, 2015

" Perjuangan part 1 "


ingat ceritaku tentang perjuangan seorang gadis melawan penyakit kankernya itu?


hari ini aku ingin meneruskan ceritaku lagi tentang bagaimana perjuangan seorang gadis yang masih bertema sama : 
"melawan keganasan kanker darah"
anggap saja ini cerita part 1..

Dinginnya malam tak mengubah sedikitpun gerak seorang gadis itu menulis, dia terus saja menulis mengembangkan karya yang sangat dicintainya. sebut saja namanya Melati. Nama yang indah bukan, sesuai dengan harapan kedua orangtuanya yang ingin dia seperti bunga yang tentu saja bukan hanya wangi tapi selalu mekar artinya selalu tetap tegar, tak menyerah dan makna tak layu pada bunga yang melambangkan anak itu tak kenal lelah berjuang dan selalu putih jujur, tulus dan ikhlas.

Siapapun yang bertemu dengannya pun akan merasakan ketenangan karna keramahannya terhadap sesama, tanpa pandang mata dia tetap tersenyum kepada sekitarnya.

Hari demi hari terus berjalan tanpa henti membuatnya semakin lemah dan harus tetap kuat, berdiam diri karna memendam sakit yang tanpa satu orangpun tahu, hanya dia, dokter yang selalu rutin didatanginya setiap bulan untuk mengontrol perkembangannya dan Allah yang utama.

Hidup dengan obat, yang dia sendiri tak mau meminumnya tapi harus karna jika tidak kematian yang akan menggerogotinya secepat kilat, untuk mengulur waktu saja untuk bertahan.

Cita-citanya begitu tinggi sehingga dia terus berjuang untuk meraihnya walau terkadang pusing yang teramat sangat datang menyerang yang dia sendiri bingung menyembunyikan rasa sakitnya tapi sekali lagi itu keharusan.

Mimisan, muntah.. sudah teramat sering, bahkan wajah pucatnya pun tetap bisa tertutupi dengan keceriaannya.

Betapa riangnya ia terus berjalan meniti kehidupan dengan kekuatan doa ia yakin semua akan berjalan sesuai kehendakNya, karna roda kehidupan selalu berputar memang kadang diatas kadang dibawah tapi yang namanya berjuang itu tanpa henti dia tetap berusaha sekuat tenaga nya.

Kelak dia ingin membuat orang yang disayangnya bangga dan tersenyum sebelum dia tiada, dia ingin membagi cerita indahnya suatu saat walau hanya berupa tulisan yang bisa memotivasi orang disekitarnya, bukan hanya berdiam diri terpaku tak mau bangkit melawan sang waktu yang tak hanya diam.

Betapa bangganya ia ketika ia bisa membuat oranglain tersenyum, betapa sedihnya ia ketika ia menyadari rasa sakit yang terus saja mengganggu akivitasnya namun keyakinan bahwa ia mampu melalui itu ada meskipun jauh dari harapan yang ia ingin.
Melati, nama yang indah bukan?

ia indah jika dia tetap tersenyum secantik namanya.

Melati mempunyai seseorang yang begitu di cintainya, walaupun terkadang ia harus rela saat ia akan pergi meninggalkan seseorang itu selamanya namun dihatinya begitu tulus mencintai seseorang itu, ia ingat bahwa cinta didunia itu tidaklah abadi karna terpisahkan kematian namun disana disurganya Allah akan ada keabadian yang sesungguhnya jika ketulusan itu ada.

kadang ia bersedih mengapa ia dipertemukan dengan seseorang yang begitu baik sehingga ia harus berusaha untuk membuat seseorang itu sedikit demi sedikit tak mempedulikannya, memarahinya, sehingga suatu saat seseorang itu bisa melepas kepergiannya tanpa kesedihan tanpa airmata, menyedihkan bukan?

hidup yang begitu singkat, harapan yang begitu besar tak mengalahkan niat dan tekatnya dalam berjuang walau terkadang jatuh tapi terus bangkit lagi jatuh dan bangkit lagi.

taukah kalian bagaimana dia menghadapi kenyataan jika ia harus menderita penyakit itu?
dia sendiri hanya terus bersyukur karna keadaan sehat ataupun sakit semua itu adalah pemberian dr Allah, ia jadi semakin dekat denganNya. itu yang tak pernah lelah ia ingat dan menambah semangat.

suatu saat dia ingin mengubah semua dunia menjadi tawa tanpa ada sedih susah walaupun memang banyak ujian dalam hidup :)
 
" semua pergi menghadap Ilahi , jika dunia yang dicari tak ada yang berarti dan tak kan dibawa mati, dunia sementara, akhirat selama-lamanya"