Thursday, July 17, 2014

No One : Alicia Keys

I just want you close
Where you can stay forever
You could be sure
That it will only get better

PRE-CHORUS
You and me together
Through the days and nights
I don't worry 'cause
Everything's gonna be alright
People keep talking
They could say what they like
But all I know is
Everything's gonna be alright

CHORUS
And no one, no one, no one
Can get in the way of what I'm feeling
No one, no one, no one
Can get in the way of what I feel
For you, you, you
Can get in the way of what I feel for you

When the rain is pouring down
And my heart is hurting
You will always be around
This I know for certain

PRE-CHORUS
CHORUS

I know some people search the world
To find something like what we have
I know people will try
Try to divide something so real
So 'til the end of time
I'm telling you there is

No one, no one, no one
Can get in the way of what I'm feeling
No one, no one, no one
Can get in the way of what I feel for you

Tuesday, June 03, 2014

SURAT ITU TERTUJU KEMASA DEPAN SETELAH AKHIR KEHIDUPAN


Betapa takjubnya aku saat mengulangi kata demi katanya sembari berkata harusnya orang sehatpun dalam berjuang tak kenal kata menyerah .
Surat itu berisi:
 "kuharap jika memang kamu masih menderita kanker, kanker itu tidak terlalu parah agar kamu bisa terbebas dari selang oksigen. tetapi jika tidak, jangan lupa untuk menggunakan Ocean Spray agar lubang hidup tetap lembab :] dan kuharap kamu sudah berusaha untuk mengajak bicara lebih banyak orang yang yang terkena kanker juga.

"di dunia ini, tidak hanya ada orang terkena kanker yang membosankan, ada juga orang-orang luar biasa, tapi mungkin kamu hanya belum bertemu dengan mereka. Kamu tak akan pernah bertemu mereka jika kamu tidak berusaha."

Di dalam surat itu, juga tertulis sesuatu untuk memberi semangat kepada dirinya sendiri:

"ingatkah bagaimana kamu selalu ingin melakukan sesuatu untuk dunia? ingat, kan? jika kamu belum melakukan sesuatu yang luar biasa, jangan lupa untuk berusaha.

"Hal terburuk yang dapat terjadi adalah jika kamu gagal, tetapi kemudian kamu hanya perlu mencoba lagi hingga kamu berhasil. kata-kata itu mungkin tak cocok untukku sekarang, tapi cobalah untuk sekadar mengingatnya."

"dan sekarang tentang mom dan dad. oh, mom, dad, bagaimana ia sekarang? apakah ia bahagia? ia bekerja sangat keras sekarang, setiap hari ia sangat kelelahan. ia melakukan lebih dari kemampuannya. aku mencintainya, dan ingat untuk memberitahunya setiap hari."

Di akhir surat, tertulis "sudah...berbahagialah. dan jika kamu tidak bisa bahagia, lakukan hal-hal yang membuatmu bahagia. atau tak perlu lakukan apapun dengan orang-orang yang membuatmu bahagia."

Wednesday, May 07, 2014

dear perempuan dimasa lalu, adakah kiranya yang ingin kau sampaikan?


bolehkah ku tulis ini untukmu?

malam, perempuan dengan segala sempurna,
aku baru menemukanmu di setiap statusmu.

malam,
perempuan dengan segala sempurna yah barangkali, sebab ia memilihmu bukan?
kutitipkan senyum yang tak bisa ku toreh lagi,
padamu mungkin ia berbahagia.. dulu :)

malam, perempuan dengan sejuta masa.
mungkin bagimu kau lebih tau seluruhnya, iya.. tentang dia.
mungkin kau lebih berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun mengenalnya dibanding aku,
tapi apalah artinya? lalu, apakah cinta selalu soal waktu?
apa karna aku terlambat datang dan bertemu? ah.. aku tak pernah menyalahkanmu.

malam, perempuan dengan segala rasa ingin tahu.
mungkin kemarin, kamu bilang enggan bersamanya, lalu mengapa hadir dan kepo atas rutinitasku,
mengapa kembali saat ia sudah dimiliki?
haha..barangkali waktu memang berpihak padamu, tapi cinta bukan selalu soal waktu.
terlalu dini pergi teman, dan sesukamu kembali :)

malam perempuan masa lalu dari lelaki yang kucintai,
aku tak sudi hilang harga rupa dalam lara tapi sungguh aku memaafkan mu yang pernah menjadikannya kekasih sebelumku.
nyonya.. kau tak usah risau :)
kau pikir aku anak kecil yang tak sakit saat kau lontar kata tanpa sela'an,
kau pikir dengan diamku aku tak tertekan?
lalu apa maumu?
mengambilnya dariku?
silahkan...jika Tuhan mengizinkan, aku mengikhlaskan.
tapi kau tak usah lontarkan kata sindiran tanpa ku hiraukan .



aku tersenyum.
aku tertawa.
aku applause 10 jari dikedua tangan demi kata yang kau ucapkan,
sederhana saja..
aku hanya tersenyum membacanya..
tak seharusnya ku rasakan sakit yang menekan menyesakkan tak terkatakan..

tak seharusnya tulisanku kau kendalikan,
hei kau yang tak ku kenal yang tak menyukai bintang .

ku temukan tulisan ini di status facebook seseorang yang tak ku kenal hanya karna seseorang :

"makan aja tuh bintang sma lampu kota. Jaman kegelapan. Kl matahari datang, bintang sma lampu kota bkal mati."

siapapun kau , masih punya hati dan perasaan kan?
cahaya bintang sekalipun menghilang tak kan pernah mati dan meredup seperti yang kau katakan, bintang pun ciptaan Tuhan bukan, jangan salahkan keadaan :)

kau bilang :

"Kamu punya bintang dan lampu kota? Saya punya matahari dan bulan.."

tenang saja...
aku tak pernah mempersalahkan apa yang kau suka atau punya..
silahkan :)

terimakasih teman yang tak kukenal..
aku bersyukur dan bangga memiliki seseorang walau kau menentang :)
ah..nyonya yang tak ku kenal..
kau berani meletakkan jemariku dalam genggam gelas yang meretak nyaris pecah.
belajarlah meminum airnya tanpa tumpah ruah.
sebab yang semestinya adalah anugrah itu sudah kau belah dengan sebilah bantah !
jangan kira aku terima begitu saja, setelah lemahku kau jadikan tempat ternyaman tuk berbuat salah..

Malam perempuan dimasa lalu dari lelaki yang kucintai.
tak sudikah kiranya kau bagi sedikit cinta darinya? Tidak.
kalau begitu, sudikah kamu kembalikan padaku seperti kuserahkan ia padamu waktu lalu? Tidak.

Malam, wanita dari lelaki yang kucintai. Tahukah kamu, aku juga seorang wanita?

Tuesday, March 18, 2014

.......

Jika kamu sedang membaca tulisan-tulisan sederhana ini,
 maka, kamu harus membayangkan kamu sedang menatap hamparan bintang yang berkelip diatas langit malam terlebih dahulu...

sudah?

Baiklah,
aku ingin menceritakan sedikit cerita yang terbesit di pikiranku beberapa waktu lalu.
Disaat aku berjalan sendiri dimalam hari, tidak melakukan apa-apa selain berjalan perlahan sambil mendengarkan instrumental "One more time one more chance" : Yamazaki Masayoshi.

Sejak awal perjalanan, earphone berwarna hijau itu menempel di telinga tanpa pernah terlepas, itu sebabnya aku tidak bisa terlalu jelas mendengar para pengendara yang seenaknya membunyikan klakson ditengah-tengah keadaan jalan yang sedang macet, namanya juga ibukota bermacet ria berbeda dengan disana :D

Aku senyum-senyum sendiri saat itu,
Aku punya duniaku sendiri. Malam itu dunia punyaku!!  


Aku senang berjalan-jalan sendiri waktu itu. pergi ke sebuah perpustakaan kecil yang terletak tepat disamping mesjid dan mie ayam enak kata orang sekitarnya, perpustakaan dengan buku-buku yang didapat dari kumpulan-kumpulan buku atau buku yang bermanfaat buat mereka disekitarnya.
Buku-buku yang akan berubah menjadi gumpalan emas ditangan setiap pembacanya. 
Seperti buku-buku itu, saat ini aku merasa seperti mereka... *hmm
Aku pernah merasa tersisihkan.
Hingga aku memutuskan untuk tidak mempercayai siapa-siapa lagi, selain buku yang kubaca dan cerita yang kutulis. serta khayalan yang ku pikirkan.
Apakah ini benar? Kau percaya? haha.. tentu saja tidak, namun saat ini, aku hanya ingin melakukan itu. menjaga asaku yang ingin menjauh menerobos waktu. andai ada pintu doraemon ingin ku pinjam mesin waktu untuk pergi kemana saja tempat yang ingin ku tuju atau sekedar pulang pergi ketempat tinggalku yang sekarang jauh terbataskan pulau.. -__-' berandai saja. :)

Di malam-malam sebelumnya, hal yang sering membuatku tersenyum ialah membayangkan tentang bintang dilangit sana, karna aku bisa membayangkan mereka yang meski berjauhan tapi tetap dan selalu bersinar terang. dihatiku, tentunya.

yang kutahu, bintang adalah benda yang terlihat kecil meski kenyataannya ia sangat besar.
Bintang adalah hal kecil yang bisa semua orang tersenyum ketika menatapnya,
meskipun bintang berkelip ketika malam datang dan menghilang kala pagi menjelang.
meskipun bintang hanya ada di waktu-waktu tertentu tapi bintang tetaplah yang paling bersinar terang. 

Pernahkah, kau menjadikan aku sebagai Bintangmu?
yang berkelip di dunia mu, yang bisa buatmu tersenyum ketika menatapku...
kalau aku, sudah jelas menjadikanmu bintang semenjak kau meminta izin ingin menjadikan dirimu sebagai bintang itu.. haha kenapa aku ini -_________-'

Maka, aku menatap keatas. ketempat dimana seharusnya bintang-bintang itu berada.
Dahi ku lantas  mengerut...mereka tak ada disana. langit diatas sana tak lagi terlihat sama seperti sewaktu aku kecil dulu.

Bintang-bintang itu tak ada. Yang aku lihat hanya 'Hampa'.

Aku bertanya-tanya, apa yang menghapusnya? Apakah Bintang itu sudah menjauh dari Bumi?

Dengan perlahan aku menatap ke sekeliling. ke hingar-bingar kota yang sangat terang. lalu aku mendapat jawabnya.
ternyata, Bintang-bintang itu bersembunyi karna Lampu Kota. cahaya nya tak lagi terlihat sama, lantas apa yang membuat bintang-bintang itu bersembunyi?

Apakah, Bintang itu bersembunyi karena lelah? Lelah bersinar tanpa pernah ditatap lagi. 
Mungkin benar, Sang Bintang cemburu, cemburu dengan Lampu Kota yang ada diseluruh penjuru Bumi. ia cemburu karena merasa tidak membutuhkan cahaya nya lagi. cemburu karena kelip nya tak penting lagi.

Dan...
Bintang yang berada jauh diatas sana. menatap Bumi dari kejauhan dan bersembunyi dibalik awan. menatap Bumi yang amat sangat terang dengan cahaya baru nya, Lampu Kota yang menyebalkan.
Sejak kapan Lampu Kota menggantikan Bintang? ah tidak akan.
Apakah Bintang benar-benar bisa tergantikan? tidak akan.

tak kan ku biarkan Bintang bersembunyi selamanya tapi ku biarkan Bintang menunggu hingga saatnya ia kembali ada.
Lampu Kota sudah tidak bisa menerangi Bumi, Jika Lampu Kota padam selamanya, maka aku akan menjadikan Bintang itu seutuhnya dan akan tetap menerangi Bumi.

menjadi Bintang di saat "Sekarang dan Suatu Hari Nanti"..

Tapi Bintang akan selalu ada. percayalah, Bintang menjaga kelipnya untuk sang Bumi.
akan selalu ada. Akan tetap ada. aku yang menatapmu saat ini, dari kejauhan.

Karena Bintang kadang hanya bersembunyi, menyendiri dan menatap Bumi. Hingga kelipnya bisa bersinar lagi.

Sunday, March 09, 2014

teruntuk kamu :)

Bersamaku kamu tidak perlu repot-repot berdandan menatap dirimu depan kaca berjam-jam. Toh, semua yg kau rapikan akan kalah oleh hujan. Kita akan hujan-hujanan. Toh nanti akan hilang di basuh wudhu. Sederhana saja kan lebih enak.

Bersamaku, kamu tidak perlu takut berbuat aneh. Tidak perlu repot mengatur diri agar terlihat tampan dan bijaksana. Aku tidak sedang bersama artis ketenaran ataupun mario teguh bukan. Sederhana saja kan lebih nyaman.

Bersamaku, kamu tidak perlu takut untuk kentut atau izin ke belakang berlama-lama. Namanya juga manusia. Kalau ditahan nanti masuk rumah sakit. Sederhana saja, keterbukaan kan lebih menenangkan.

Bersamaku, kamu tidak perlu repot makan bergaya eropa. Kita akan makan di manapun. Selama halal, bersih, dan sehat. Kita bisa sambil bercanda sesekali dalam jeda. Sederhana saja kan lebih asyik.

Bersamaku, kamu tidak perlu takut kalau tidak bisa masak.
Tidak perlu takut tidak bisa mengurusku. Kan tugasku yang mengurusmu, memasakkanmu. Menjaga kehidupanmu sebagaimana yang telah aku janjikan kepada diriku sendiri. Memastikanmu baik-baik saja. Kamu cukup bersamaku dan menjadikan kebersamaan kita sebagai pahala. Sederhana saja bukan, tidak saling menuntut berlebihan.

Bersamaku, kamu tidak perlu takut untuk menjadi dirimu sendiri
Meskipun kamu lelaki dan aku perempuan toh tak ada salah bukan. Kamu boleh marah, kamu boleh menangis, kamu boleh bahagia. Selama kamu tidak berlarut-larut berdiam diri. Membuat aku bingung apa yang terjadi. Kan aku bukan yang bisa menerka atau meramalkan apa yang sedang kau rasa. Sederhana saja kan, saling bicara lebih menentramkan,

Bersamaku, kamu tidak perlu takut kehilangan teman. Teman-teman baikmu ajaklah kemari, kenalkan padaku. Aku akan menjadi teman baik mereka juga. Agar kita bisa bermain bersama-sama dengan mereka di waktu luang.

Bersamaku, semua hal yang kamu takutkan tidak perlu kamu takutkan lagi. Sederhana kan.
Aku hanya ingin menghilangkan ketakutanmu ketika sendiri.

jadi.. mau berjanji untuk terus bersamaku?

 jika ia berdoalah padaNYA.. :) aku akan mengamininya..^^

Tuesday, February 25, 2014

" hanya satu "

Hanya satu pintaku
Tuk memandang langit biru
Dalam dekap seorang ibu

Hanya satu pintaku

Tuk bercanda dan tertawa
Di pangkuan seorang ayah

Apabila ini

Hanya sebuah mimpi
Ku selalu berharap
Dan tak pernah terbangun